Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Agustus 2010

PERUBAHAN GRESIK HARUS LEBIH BAIK


(bambang pos)
SETELAH RESMI SQ MENANG
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik telah menetapkan pasangan Samhari-Qosim dalam Pemilihan kepala daerah tahun 2010 menjadi Bupati Gresik periode 2010-2015 berdasarkan SK bernomor 121/Kpts/KPU-Gresik-014.329707/2010 hasil rapat pleno pada tanggal 26 Agustus 2010 dan telah dikirimkan ke DPRD Gresik tanggal 27 Agustus 2010.
Penetapan pemenang pilkada tersebut atas Surat Keputusan dari Mahkamah konstitusi bernomor 28/PHPU.D-VIII/2010 tanggal 12 Agustus 2010 menetapkan jumlah perolehan suara yang benar bagi peserta pemilihan umum Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Gresik tentang rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara ulang di kecamatan ( Bungah, Driyorejo, Menganti, kedamean, Benjeng, Cerme, duduk Sampeyan, Kebomas dan Balongpaggang) bernomor 120/kpts/KPU-Gresik-014.329707/2010 yang menetapkan nomor urut 3 (Samhari-Qosim./SQ dengan perolehan suara 189.285 suara disusul nomor urut 5 (Husnul-Musyafa./Humas) dengan perolehan suara 160.212 suara dan nomor urut 1 ( Bambang-Qonik./Bani) 3.645 Suara. Sedangkan suara total yang diperoleh para calon adalahSQ 285.252 suara. Pasangan Husnul Khuluq-Musyaffa' Noer (Humas) menyusul dengan 250.481 suara. Di urutan ketiga, pasangan Bambang Suhartono-Abdullah Qonik (Bani) memperoleh 35.124 suara.
Dalam keputusan tersebut banyak hal-hal yang kecewa, namun keputusan MK sudah final dan dapat diterima oleh semua pihak, sehingga roda pemerintahan daerah tetap berlangsung kondusif.
Keperpihakan PNS yang disinyalir dalam keputusan MK tersebut tidak akan terulang kembali pada sistem pemerintahan daerah yang baru.
Penulis kepingin ada pergantian pejabat yang disesuaikan dengan jabatan karier, ada bekerja berpuluh-puluh tahun di dinas, akhirnya jabatan di pilih dari luar intansi dinas lain yang dianggap belum layak mendudukinya.
Salah satu sumber yang tidak mau disebut namanya menyatakan bahwa pemilihan pejabat atau pengangkatan kepala instasi berdasarkan pertemanan walaupun pernah berbuat masalah dalam meniti karier pekerjaan.

Senin, 09 Agustus 2010

GUGATAN SQ KE MK BIKIN UNGGUL 7 KECAMATAN



(bambang pos)
Coblosan ulang Pilbup Gresik Minggu 8 Agustus 2010 diselenggarakan dengan melibatkan keamanan cukup besar dan lengkap . Untuk sementara, pasangan SQ berhasil unggul atas Humas. Meski demikian, tetap saja hasil coblosan ulang di sembilan kecamatan mengalami perubahan cukup signifikan.

Pasalnya, komposisi perolehan suara antara Humas dan SQ terjadi perbedaan signifikan dibanding coblosan Pilbup 26 Mei lalu. Pada coblosan lalu, Humas begitu dominan di wilayah yang diulang. Kala itu, pasangan Humas berjaya di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan, Wringinanom, Kedamean, Cerme, Bungah, Menganti, Driyorejo, Sangkapura, dan Tambak.

Sedangkan Pasangan SQ hanya berhasil menguasai Kecamatan Dukun, Panceng, Ujung Pangkah, Sidayu, Manyar, Kebomas, dan Gresik kota.


Lantas, faktor apa yang membuat peta politik berubah? Dari hasil kajian yang dilakukan oleh The Republic Institute Surabaya, ada beberapa faktor yang membuat perubahan peta politik. "Salah satu yang menjadi pemicu utama adalah keputusan MK," kata Sufiyanto, salah satu peneliti The Republic Institute Surabaya kemarin.

Menurutnya, dalam coblosan ulang kemarin, ada perubahan kesadaran para pemilih bahwa Pilbup Gresik terpaksa diulang karena adanya kecurangan. "Selain itu, faktor lain adalah adanya keinginan perubahan di Gresik. Mereka berharap, dengan adanya pemimpin baru, ada perubahan ke arah yang lebih baik," katanya.

Faktor lain yang jadi penentu adalah faktor suara dari beberapa kandidat yang peluangnya tipis. Dari hasil penelitian The Republic Institute Surabaya (TRIS), sebagian besar pendukung calon yang sulit bersaing, ternyata mengarah kepada duet SQ. Terutama pendukung dari duet Bani (Bambang Suhartono-Abdullah Qonik). "Termasuk dari pendukung calon lain juga banyak mengarah ke SQ," katanya.

TRIS kemarin juga menggelar quick count (perhitungan cepat). Namun, hasilnya agak berbeda dengan perhitungan dari beberapa tim pemenangan.

Dalam rilis quick count-nya, pasangan SQ berhasil mendapat 51,3 persen suara. Disusul duet Humas sebanyak 45,01 persen. Sedangkan, perolehan suara calon di luar Humas-SQ anjlok drastis. Bahkan, kisarannya di bawah angka dua persen.

Dalam quick count ini, TRIS memakai multistage random sampling. Di mana, mereka mengambil sampel 3-5 desa di tiap-tiap kecamatan. ( diambil dari internet Jawa POS)

Kamis, 18 Juni 2009

SURAMADU KAWASAN MENJANJIKAN REZEKI


Bb.22
Selesainya jembatan penghubung antara Palau Jawa dengan Pulau Madura membuat suatu sejarah baru bagi cultur dan peradaban masyarakat Madura. Suramadu yang diresmikan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari rabu 10 Juni 2009 menambah pertumbuhan ekonomi dan semarak masyarakat yang ingin melhat dan menyaksikan keberadaan Jembatan tersebut.
Jembatan yang konon kabarnya terpanjang di Asia Tenggara membuat kekuatiran para pengembang perumahan yang disebabkan adanya spekulan-spekulan tanah yang memborong diwilayah sekitar Suramadu, wilyah itulah yang sekarang menjanjikan limpahan rejeki dari beroperasinya jembatan Suramadu.
Disamping itu di kaki jembatan Suramadu di kota metropolitan Surabaya telah membuat rencana dan rancangan sebagai wisata eduksi Magrove, Tower, amphi teater, restoran , aperteman , hotel dan juga dipakai kawasan bisnis.
Lihat saja sekarang ini kawasan jembatan Suramadu lampu-lampu terang benderang yang dulunya kawasan sekitarnya gelap dan rawan menjadi kawasan yang indah dan mempesona. Jika yang di Surabaya sudah mempersipakan penataan secara matang , bagaimana yang ada di wilayah Madura siapkah untuk menerima suata cultur dan beradaban baru ?
Jembatan Suramadu dilirik dan diincar oleh pekerja prodaction house (PH) untuk kepentingan syuting sinetron yang mengambil lokasi sekitar jembatan tersebut. Para aktor aktris kepengin berakting di Jembatan Suramadu secepat mungkin. Selamat dan sukses atas diresmikannya Jembatan Suramadu pada than 2009 sebagai bentuk kebanggaan bangsa Indonesia.
Kronologis Lahirnya Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu)
Tahun 1965 : Muncul ide dari penemu fondasi cakar ayam Prof. Sedyatmo untuk menghbungkan Pulau Sumatera dan Jawa. Dibuat desain jembatan Sumatera-jawa di ITB Bandung. Setelah itu, tak terdengar kelanjutannya.
Tahun 1986 : konsep jembatan antar pulau muncul lagi dan disampaikan kepada Presiden Soeharto. Dibentuk proyek Tri Nusa Bima Sakti dan Penyeberangan Utama dengan prioritas menghubungkan Surabaya-Madura.
Tahun 1990 : Keluar Keppres 55/1990 tentang Proyek Pembangunan Suramadu Mantan Gubernur M. Nooer ditunjuk sebagai koodinator proyek.
Tahun 1991 : SK Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT No. 283/M/BBP/VI/91 menunjuk PT. Dhipa Madura Pradana sebagai pelaksana proyek Suramadu.
Tahun 1997 : Akibat krismon sesuai Keppres 39/1997, rencana proyek Suramadu dihentikan.
Tahun : 1998 Angin segar muncul berdasar Keppres 8/1998, proyek Suramadu dilanjutkan dan masuk daftar prioritas pembangunan infrastruktur.
Tahun 2001 : Gubernur Jatim saat itu ajukan permohonan dimulainya pelaksanaan pembangunan Suramadu Keppres 55/1990 dicabut.
Tahun 2003 : Presiden Megawti mencanangkan dimulainya pembangunan Suramadu
10 Juni 2009 Setelah sekitar 5 tahun 10 bulan, jembatan Suramadu diresmikan penggunaan oleh Presiden Susulo Bambang Yudhoyono.

Roro Mendut

Roro Mendut
Bersama Teater Johar Sebagai temenggung Wiroguno

Dalam Kraton Sumenep

Dalam Kraton Sumenep
Kolam Pemandian Putri Kraton Jaman Kerajaan.

ONLINE

PERTEMPURAN SURABAYA DI HOTEL ORANYE

PERTEMPURAN SURABAYA DI HOTEL ORANYE
PENTAS DRAMA SURABAYA SEPANJANG JAMAN

GERAK JALAN TRADISIONAL MAJOKERTO SURABAYA

GERAK JALAN TRADISIONAL MAJOKERTO SURABAYA
FOTO BERSAMA DENGAN PESERTA TANGGAL 14 NOPEMBER 2009

Berlatih drama di Alam Terbuka

Berlatih drama di Alam Terbuka
SMA Negeri 1 Cerme Di Pantai Kenjeran Surabaya